SILAHKAN Isi Name , Website , Blog atau E-mail dan Massage Anda kemudian KLIK Shout !


ShoutMix chat widget

23 Januari 2009

DATANG DUDUK DIAM TERIMA DUIT

Judul tulisan itu pasti ditujukan untuk Calon Legislatif (Caleg) artinya bila Caleg tersebut kelak menjadi anggota DPR jangan hanya Datang kemudian Duduk kemudian Diam saja terus awal bulan terima Duit, kalau itu yang akan dilakukan jangan deh.... batalkan aja karena apa ? di Era 2009 - 2014 anggota legislatif yang termasuk kategori tersebut pasti akan tersingkir.

Apalagi sekarang untuk jadi anggota legislatif ditentukan oleh suara terbanyak bukan nomor urut , kalau sudah begini yang penting anda harus punya simpati dan empati kepada rakyat kalau tidak jangan harap dipilih oleh rakyat. Sebagai wakil rakyat caleg harus mampu menyakinkan pemilihnya , tunjukkan bahwa anda seorang yang mampu menjembatani aspirasi rakyatnya jangan sebaliknya memperkaya diri sendiri dengan mengatas namakan rakyat.

Sebelum mencalonkan diri atau dicalonkan oleh partainya sebaiknya ukur kemampuan diri , perbanyak baca buku tentang keparlemenan, buku cara bebicara yang baik agar dapat menyampaikan pendapatnya dengan baik dan mampu mengidentifikasikan masalah sehingga masalah yang dihadapi oleh rakyat dapat diserap dan diteruskan kemudian diformulasikan menjadi solusi yang dapat menyenangkan rakyatnya.

Seorang anggota legislatif harus mempunyai buku catatan harian , website atau sarana apa saja yang memungkinkan rakyat pemilihnya dapat melihat kegiatan maupun hasil kerja anggota legislatif tersebut. Catatan tersebut dapat berisi hasil catatan atau rekaman keluhan yang dirasakan rakyat secara aktual seperti kelangkaan elpiji , harga elpiji naik atau apa saja yang termasuk keluhan rakyat.

Tentunya jangan hanya dicatat saja keluhan tersebut tapi tindak lanjut bagaimana cara mengatasi kelangkaan elpiji atau bagaimana mengupayakan agar para petugas yang bergerak dibidang pelayanan umum dapat bertingkah laku yang bersih dan tanpa memungut pengutan liar (Pungli) .

Anggota Legislatif harus mampu mendorong para eksekutif untuk bertindak jujur dan menghindari berbuat korupsi , jangan meniru anggota legislatif yang sudah berhasil mengkorupsi uang negara sanksinya berat bisa kena sanksi pidana , sanki sosial dan sanksi dipecat.

Kemampuan beragumentasi dalam arti positip juga menjadi syarat paling penting bagi anggota legislatif dan supaya dikenal oleh rakyat akan kemampuannya maka anggota legislatif tidak boleh pelit memberikan informasi maupun diwawancari oleh para wartawan atau kalau perlu mampu menuliskan ide-ide dalam bentuk artikel atau surat pembaca.

Bila anda sudah dapat memenuhi syarat-syarat di atas maka anda layak jadi anggota legislatif , kalau tidak ada kemampuan tersebut maka jangan coba-coba beli suara rakyat karena mahal menurut saya , bila tidak ada kemampuan tersebut maka lebih baik jadi pedagang saja jangan menyalahgunakan jabatan anda untuk memperkaya diri sendiri atau menjadi anggota legislatif untuk gagah-gahan tapi tidak berisi , kalau itu yang terjadi maka kata akhir saya MEMALUKAN.

2 komentar:

bocahbancar mengatakan...

Rasanya terlalu sulit untuk meyakinkah rakyat ini hanya dengan modal kampanye sesaat, harusnya seorang caleg itu harus sudah dekat dengan rakyatnya mulai jauh jauh sebelum pesta demokrasi ini dilaksanakan..

Masyarakat juga perlu mendapat edukasi politik sehingga bisa mempergunakan hak-hak pilihnya, bukan milih berdasarkan pemberian "amplop" saja, karena kita tahu sendiri kan perbandingan masyarakat terpelajar dengan masyarakat tertinggal itu seperti apa..

Salam hangat Bocahbancar pak Anang;///

RCO mengatakan...

Yang saya tahu caleg itu selalu yang berduit banyak. Kalau tidak punya modal pasti sulit jadi Caleg. Contoh kecil saja ya, untuk buat banner, kaos, dan rupa-rupa alat kampanye sudah harus keluar berapa banyak. Belum lagi untuk "sangu" calon pemilihnya.
Kalau menurut saya caleg atau calon pemimpin itu dari rakyat biasa yang memasyarakat dengan pergaulan dan aktivitasnya diakui, bukan keuangannya yang mencoba membeli suara rakyat.
Jadi caleg tidak cukup sekedar dekat dengan rakyat, tapi harus dari rakyat itu sendiri artinya komunitas yang memilihnya bukan dia secara pribadi yang tampil mencalonkan diri.
Betul tidak ya?